Header image alt text

All About IT, Call Paper, Online Journal, Magazines and E-Books

Mamay Syani, S.ST., M.Kom

Welcome Researcher

Posted by Mamay Syani, M.Kom on May 18, 2016
Posted in Seminar 

IEEE

Saya bersama Prof. Dr. Teddy Mantoro di Seminar Nasional 2015

citise di amikompurwokerto

Posted by Mamay Syani, M.Kom on June 16, 2016
Posted in Call Paper 

CITISEE_zpsn8fovcih

Video Tutorial Sistem Serdos 2016

Posted by Mamay Syani, M.Kom on June 15, 2016
Posted in Materi 

ISemantic

Posted by Mamay Syani, M.Kom on June 9, 2016
Posted in Call PaperPaper IEEESeminar 

ISemantic
International Seminar on Application for Technology of Information and Communication
Science and Technology for a Better Future

18042016_POSTER

Pembagian Akun Serdos dan Sosialisasi Pengisian Portofolio 2016

Posted by Mamay Syani, M.Kom on June 3, 2016
Posted in Pengumuman 

CITEE 2016

Posted by Mamay Syani, M.Kom on May 30, 2016
Posted in Paper IEEESeminar 

network

Share pengalaman TKDA & TOEP untuk Serdos Mei-Juni 2016

Posted by Mamay Syani, M.Kom on May 30, 2016
Posted in MateriPengumuman 

Pembukaan Jadwal serdos bisa di akses di laman http://serdos.ritekdikti.go.id, pembukaan jadwal TOEP dan TKDA Serdos pastikan anda akses laman http://plti.co.id

  1. Pastikan anda selalu akses jadwal http://plti.co.id lalu register via laman http://member.plti.co.id lalu update profile anda ( klik download panduan point 5)
  2. Pastikan anda memiliki nomer rekening Bank Mandiri ( wajib ) tetapi bisa juga rekening teman sejawat anda, tidak perlu atas nama pribadi
  3. Pastikan anda memiliki pass photo 3 x 4 background biru (pria) background merah (wanita)
  4. Pastikan pc anda ter install PDF reader, untuk cetak kartu peserta
  5. Download panduan, Panduan Pendaftaran Peserta Tes di PLTI Tahun 2016Panduan Pemilihan Jenis Tes dan Tempat Tes PLTI Tahun 2016Panduan Pembayaran Tes TOEP dan TKDA di PLTI Tahun 2016

setelah jadwal pembukaan, pastikan anda selalu akses laman member dan dan pilih tes, perhatian, bagi anda dosen di wilayah kopertis 4, ada 2 lokasi yang bisa anda pilih di sekitar Bandung raya, yaitu Universitas Padjadjaran Jatinangor Kab Sumedang ( Lokasi Gedung Lab Bahasa Lantai 2,  Fakultas Budaya dan Sastra ) Universitas Pendidikan Indonesia ( Lokasi Balai Bahasa LAB Test di Lantai 2). apabila anda kurang beruntung, coba di area Jakarta raya atau Banten raya

Contoh laman member area dan e-sertifikat

( sertifikat konvensional biasa di kirim 1-4 Minggu Kemudian )

 

plti

Sertifikat - 35 Universitas Padjadjaran - Mamay Syani Sertifikat - 42 Universitas Pendidikan Indonesia - Mamay Syani

 

Report Selisik 2016 ( Prosiding )

Posted by Mamay Syani, M.Kom on May 28, 2016
Posted in Call PaperMateriSeminar 

PROSIDING CHECK MY SLIDE http://www.slideshare.net/msyani

Alhamdullilah TIM NEXTSTAR Mendapat Thropy

Posted by Mamay Syani, M.Kom on May 28, 2016
Posted in Pengumuman 

Menuju Serdos 2016

Posted by Mamay Syani, M.Kom on May 24, 2016
Posted in MateriPengumuman 

Berikut, pengalaman yang akan saya bagikan kepada pada dosen yang masuk kriteria D3, pastikan nama anda di ajukan untuk masuk kriteria D4 ke KOPERTIS PT anda.

BERIKUT TAHAPAN YANG HARUS ANDA LALUI

pastikan anda telah mengabdi menjadi dosen (S2, Dosen tetap minimal 2 tahun, memiliki NIDN, memiliki jabatan fungsional minimal Asisten Ahli, memiliki SK Impassing, dan Aktif Mengajar dengan BKD minimal 12 SKS), tentu saja sudah harus mempersiapkan diri dengan, Memastikan data anda di Pangkalan Data Perguruan Tinggi (http://forlap.ristekdikti.go.id), telah terupdate dengan baik, baik NIDN, jabatan fungsional, pendidikan tertinggi (misalnya sudah lulus S2, tetapi masih S1), status ikatan kerja (misalnya Dosen Tetap, tetapi ditulis Dosen Tidak Tetap), dan status Aktifitas (misalnya Aktif Mengajar, tetapi ditulis Tugas Belajar, atau Tidak Aktif). (hubungi operator perguruan tinggi anda), Riwayat mengajar minimal 12 SKS.

setelah anda di pastikan masuk kriteria D4, bersiaplah anda untuk mengikuti

1. Test of English Proficiency (TOEP) yang terdiri dari Listening (50 butir soal) dan Reading (50 butir soal) provider by www.plti.co.id 2016

2. Test Potensi Dasar Akademik (TKDA ) 120 soal Provider by www.plti.co.id 2016

3. Publikasi karya ilmiah/seni minimal 3 (dengan bobot 18/100 pada penilaian deskripsi diri) berupa Prosiding ber ISBN atau Jurnal Ilmiah ber ISSN

4.Akses Lama http://serdos.ristekdikti.go.id ( Borang Evaluasi Diri Dosen ) jadwal di tentukan via laman tersebut

Saran:
Apabila anda memiliki sertifikat test TOEFL, IELTS maupun sejenisnya, ada baiknya anda gunakan sistem dari PLTI, karena sistem nya sudah terintegrasi dengan laman serdos.

Materi Pelatihan Online Journal Kopertis 4 18 Mei 2016

Posted by Mamay Syani, M.Kom on May 23, 2016
Posted in MateriSeminar 

Download Rizky Abdullah – ARJUNA DAN INDEKSING

Download Arti Penting dan Tantangan Pengelolaan Jurnal di PT – BHB 180516

Download Arti Penting Jurnal Ilmiah_kopertis4

Download Catharina Badra – Kebijakan dan Peraturan Pengelolaan Jurnal

Download hchandraleka-memasang-google-analytics-di-open-journal-systems

Downloadhchandraleka-memasang-visitor-counter-di-ojs

Download Kebijakan dan Peraturan Pengelolaan Jurnal – CBN 180516

Download Materi e-jurnal Kopertis2

Download Materi e-jurnal

Download Pedoman Akreditasi E-Journal 2014

Download Pengalaman Merintis dan Mengelola Jurnal – DR 190516

Download Perdirjen-No-1-Tahun-2014-Akreditasi-Terbitan-Berkala-Ilmiah

Panduan Sistem Online Serdos Online

Posted by Mamay Syani, M.Kom on May 23, 2016
Posted in MateriSeminar 

Download Buku : http://bit.ly/1Fc1Tws

XRDS: Crossroads, The ACM Magazine for Students – Digital Fabrication (2016)

Posted by Mamay Syani, M.Kom on May 18, 2016
Posted in Magazine 

Bagi rekan yang mau versi konvensional, bisa saya bantu  dengan catatan anda register sebagai ACM Member Profesional ( paket di kirim langsung dari ACM eropa ) via Swiss Post
XR223_digfab_cover_small

XRDS: Crossroads, The ACM Magazine for Students – Digital Fabrication (2016)

silahkan download disini

Smart City for Advancing Society

Posted by Mamay Syani, M.Kom on May 18, 2016
Posted in Call PaperSeminar 

?????

 

Konektivitas dan digitalisasi merupakan langkah pertama untuk membangun smart city dan komunitas yang saling terhubung. Dengan menciptakan ekosistem yang saling terhubung, terdapat kesempatan yang sangat besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan pekerjaan, mendorong inovasi, bahkan meningkatkan pemanfaatan energy.

 

Co-creation dalam konsep smart city akan menjadi salah satu strategi dalam penciptaan suatu kota cerdas, dimana dalam hal ini para pihak pengembang “smart city´ akan melibatkan masyarakat dan para pemangku kepentingan (stakeholder) sebagai pihak yang aktif berbagi untuk menciptakan suatu sistem kota cerdas.

 

Demi terciptanya perubahan dan peran serta masyarakat dan para pemangku kepentingan (stakeholder) dalam Smart City, maka Prakasa Smart City Indonesia Initiatives Forum bekerjasama dengan e-Indonesia Initiatives (e-II) Forum dan Kelompok Keilmuan Teknologi Informasi Sekolah Teknik Elektro dan Informatika Institut Teknologi Bandung (KKTI STEI-ITB) serta PT. NAPINDO MEDIA ASHATAMA (NMA), akan mengadakan konfrensi dan pameran “Goesmart 2016 dengan tema Co-creation, People, Technology and Good Governance for Smart City”.

Seminar dan Lokakarya Keamanan Informasi & Audit IT/IS

Posted by Mamay Syani, M.Kom on May 18, 2016
Posted in Seminar 

Poster Semiloka A5

Seminar Nasional Telekomunikasi dan Informatika 2016 (selisik 2016)

Posted by Mamay Syani, M.Kom on May 10, 2016
Posted in Call PaperSeminar 

selisik

selisik2016

Ikatan Ahli Informatika Indonesia (IAII) bekerjasama dengan Aptikom  Provinsi Jawa Barat dan Universitas Pasundan, dengan ini mengundang  bapak/ibu sekalian, peneliti, akademisi dan praktisi, untuk  berpartisipasi dan menghadiri acara:

SEMINAR NASIONAL TELEKOMUNIKASI DAN INFORMATIKA 2016 SELISIK 2016

Dengan tema “Keamanan Informasi”, pada :

Hari/tanggal: Jumat-Sabtu/27-28 MEI 2016
Waktu: 08.00-Selesai
Tempat: Universitas Pasundan, JL.Dr. Setiabudi 193 Bandung
Acara:
1.Ceramah dan Diskusi tentang Teknologi Informasi dan
Telekomunikasi dengan pembicara:
a.Dian Siswarini, CEO XL Axiata
b.Budi Youyastri, Komisi I DPR Bidang Pertahanan Luar Negeri dan
Komunikasi
c.Agus Barnas, Deputi VII Menko Polhukam Bidang Koordinasi
Komunikasi, Informasi, dan Aparatur (Kominfotur)
2.Call For Paper dengan topik yang relevan pada bidang
telekomunikasi dan informatika
3.Workshop gratis dengan topik digital forensik, ethical hacking
dan ERP-Simulation (peserta terbatas, prioritas untuk pemakalah)

Seminar Ilmiah Nasional ini terbuka untuk Dosen/Peneliti, Mahasiswa
dan Umum. Sehubungan dengan itu, kami mengundang bapak/ibu untuk
berpartisipasi dengan mengirimkan dan mempresentasikan makalah ataupun
hadir pada acara ini. Informasi lebih lanjut dapat dilihat pada
lampiran atau dengan mengunjungi alamat situs:
http://iaii-conf.org/selisik2016, atau menghubungi Nilla
(085235758329) atau Falahah(08174833617).

Ketua Pelaksana
Selisik 2016

Lomba Cimahi I.T Challenge 2016

Posted by Mamay Syani, M.Kom on May 1, 2016
Posted in Pengumuman 

poster-citc-2016

Book Of Abstrack

Posted by Mamay Syani, M.Kom on February 24, 2016
Posted in Call PaperSeminar 

LMS Berkualitas dari Skillport

Posted by Mamay Syani, M.Kom on February 12, 2016
Posted in e-learningMateri 

Skillport by Skillsoft adalah Learning Management System berbayar asal Eropa, diperuntukan bagi anda yang menekuni bidang, IT, Desktop, Business, Legal Compliance, Environmental Safety and Health, sumber by : https://ittraining.iu.edu/skillsoft/ ( Indiana University USA )

paket yang disediakan sebagai berikut, saya ambil contoh dari Indiana university USA untuk member area internal di kampus tersebut.

plan skillport

akses video knpwledge product via http://learn.skillsoft.com/NAFY15-PM-Print-TrainingIndustry-Skillport8-Register.html

manfaat bagi anda dosen, atau mahasiswa tingkat akhir, pasca sarjana dan peneliti, yaitu akses e-book 24×7 unlimited berbasis WEB yang mudah di akses dan bisa di print sesuai kebutuhan anda. 

ini halaman akses skillport yang saya miliki ( bagi anda yang berminat saya berikan rekomendasi provider skillport ) yang berbasis di Indonesia. via sentratudia.co.id

Who Uses ITPro?

A must-have for any technology professional:

  • IT professionals
  • Programmers
  • Database designers
  • Network managers
  • Developers
  • IS/MIS staff
  • DB Administrators
  • Technical departments
  • Training departments
  • Web gurus
  • Technical project managers
  • Tech support staff
  • Help desk technicians
  • Information officers

skillport

skillsoft ebook

 

Flyer Skillsoft2 page1 Flyer Skillsoft2 page2

Memanfaatkan DOI dalam Review Karya Ilmiah dalam Penilaian Angka Kredit di Dikti

Posted by Mamay Syani, M.Kom on October 22, 2015
Posted in Call PaperMateri 

 

 

Pemberlakuan peraturan baru tentang kenaikan jabatan/pangkat dosen telah memicu rush pengusulan kenaikan jabatan/pangkat oleh dosen yang memang sudah memenuhi syarat. Hari-hari ini adalah hari-hari yang sangat melelahkan bagi para dosen, para reviewer karya ilmiah, para karyawan yang bertugas di bagian administrasi SDM, dan juga para karyawan di Dikti, khususnya di Ditendik. Dikti pasti disibukkan dengan penerimaan berkas usulan dan lampirannya yang masing-masing kalau ditumpuk tingginya bisa mencapai setengah meter atau lebih. Apalagi sekarang usulan untuk golongan III pun juga harus sampai ke Dikti. Kita bisa membayangkan berapa banyak ruang yang harus disediakan untuk menampung tumpukan berkas usulan, berapa banyak waktu yang harus disediakan untuk mencermati satu persatu, dan berapa banyak biaya untuk menjalankan semua proses yang harus dilaksanakan. Semua ini harus ditanggung Dikti.
Sungguh harga yang mahal yang harus dibayar untuk kebijakan-kebijakan yang bersifat sentralistis ini. Anyway, kali ini saya tidak akan membahas tentang sentralisasi ini. Saya ingin berkontribusi sedikit pemikiran untuk meringankan tugas tim reviewer karya ilmiah di Dikti yang harus memeriksa keabsahan sebuah karya publikasi, baik di jurnal ataupun prosiding seminar.

Proses verifikasi naskah bertujuan memeriksa apakah sebuah tulisan benar-benar dimuat di suatu jurnal atau prosiding seminar, juga untuk memeriksa eksistensi dan kualitas jurnal atau seminar tersebut. Tim reviewer melaksanakan verifikasi ini dengan cukup cermat dan detil, mungkin karena tidak ingin kecolongan oleh oknum-oknum yang berusaha memasukkan publikasi mereka dengan cara-cara yang tidak terpuji. Mungkin karena ingin cermat itulah maka persyaratan yang harus dipenuhi oleh dosen pengusul menjadi banyak sekali, cenderung berlebihan. Dosen harus mengumpulkan prosiding atau jurnal aslinya. Dosen harus menunjukkan bukti eksistensi jurnal atau seminarnya (berupa situs web atau cara lainnya). Ada yang bilang juga harus mengumpulkan sertifikat keikutsertaan seminar, bahkan catatan diskusi/tanya jawab saat presentasi makalah.

Sungguh luar biasa beban dosen yang sedang mengusulkan kenaikan pangkat/jabatan. Begitu banyak syarat yang harus dipenuhi, begitu berat dokumen yang harus dikirim atau dibawa ke kantor Dikti. Ini semua berasal dari cara pandang yang berdasar pada ketidakpercayaan. Dikti seolah mengatakan, “Kami menganggap dosen itu cenderung berbuat curang, sehingga kami perlu memperketat persyaratan untuk mencegah mereka berbuat curang.”

Well…pernyataan di atas memang bisa didebat, tapi saya tidak ingin berdebat soal itu. Saya ingin mengajukan satu usulan perubahan kecil yang bisa berimplikasi besar, terutama pada keharusan membawa segerobag dokumen sebagai bukti publikasi ilmiah. Usul ini terinspirasi oleh obrolan beberapa teman di sebuah jejaring sosial.

Usul saya: bisakah Dikti memanfaatkan Digital Object Identifier (DOI) sebagai sarana untuk melakukan verifikasi tulisan ilmiah yang diusulkan dosen?

DOI adalah sebuah cara untuk memberi identitas (digital) bagi sebuah obyek, yang dalam hal ini adalah tulisan ilmiah. Sebagai pengidentifikasi, sebuah DOI bersifat unik (tidak ada duanya) dan persisten (tidak berubah). Begitu dipakai untuk mengidentifikasi sebuah dokumen, maka ia akan melekat di dokumen itu, meski dokumennya diubah, berpindah lokasi, dsb.

DOI memiliki format yang sederhana, berbentuk string karakter yang terbagi menjadi dua bagian: prefix dan suffix. Keduanya dipisahkan oleh karakter “/”. Bagian prefix menunjukkan sebuah otoritas (lembaga) yang berwenang meng-assign DOI, dan bagian suffix menunjukkan identifier yang diberikan untuk suatu obyek dokumen tertentu.

Contoh sebuah DOI: 10.1109/ISPAN.1999.778960. DOI ini mengidentifikasi sebuah makalah dalam Prosiding I-SPAN 99 seperti terlihat pada gambar di bawah ini.


Sebuah DOI bisa dikaitkan dengan lokasi tempat dokumen yang ditunjuknya berada. Berbekal sebuah DOI, kita bisa mendapatkan dokumen tersebut tanpa harus mengetahui secara persis di URL mana dokumen tersebut disimpan. Sebagai contoh, DOI pada contoh di atas dapat dilekatkan ke URL yang memberikan layanan resolusi (penemuan lokasi) seperti http://dx.doi.org, sehingga akan berbentuk sbb:

http://dx.doi.org/10.1109/ISPAN.1999.778960

URL ini akan menunjuk ke lokasi yang sebenarnya tempat dokumen tersebut tersimpan, seperti terlihat pada gambar berikut ini.

Dari halaman web yang ditunjuk oleh DOI di atas bisa dilihat beberapa informasi yang dapat digunakan untuk melacak eksistensi sebuah paper, juga tentang forum/media publikasinya.

DOI dikeluarkan oleh sebuah organisasi yang berminat mendaftarkan dokumen-dokumennya ke sistem database DOI. Organisasi, yang dalam terminologi DOI disebut Registrant, dapat mendaftarkan diri ke International DOI Foundation yang mengelola sistem DOI ini, dan begitu terdaftar, sebuah Registrant dapat mengeluarkan DOInya secara independen. Sampai April 2013, sudah lebih dari 85 juta DOI dikeluarkan oleh 9500 organisasi berupa penerbit, penyelenggara digital library, dan lain-lainnya.

Bagaimana Dikti dapat memanfaatkan DOI dalam proses verifikasi publikasi karya ilmiah?

Sederhana saja. Dikti dapat menggunakan DOI untuk melacak eksistensi sebuah dokumen (karya ilmiah). Dalam usulannya, dosen cukup menuliskan informasi tentang publikasinya, lengkap dengan DOI yang merujuk ke tulisan tersebut. Dosen tidak perlu menunjukkan prosiding/jurnal asli ke tim reviewer.  membuktikan keaslian tulisannya.

Tim reviewer kemudian dapat melacak tulisan yang ditunjuk oleh DOI tersebut melalui layanan resolusi seperti yang saya jelaskan di atas. Buka situs http://dx.doi.org, lalu masukkan DOI. Cukup seperti itu saja.

Tim reviewer mungkin bertanya: bisakah DOI dipercaya? DOI memang tidak ditujukan untuk menjamin apakah sebuah obyek itu bisa dipercaya atau tidak (misalnya, untuk memeriksa keutuhan integritas naskah), tetapi sebagai sebuah sistem, DOI telah distandarkan sebagai ISO 26324. Semua Registrant yang menggunakan DOI harus mematuhi standar ISO ini. Intinya, sistem dan mekanisme DOI dijalankan dalam sebuah lingkungan yang terkendali. Jadi meskipun isi sebuah dokumen bisa saja diragukan, tetapi sistem temu lacaknya dapat dipercaya karena sudah terstandarisasi.

Gambar di bawah ini menunjukkan prosiding (hardcopy) tebalnya sekitar 3 cm.

 

Bandingkan dengan gambar berikut ini, usulan versi DOI yang cukup memerlukan seperlima halaman kertas A4. Cukup informasi inilah yang dikirimkan oleh dosen ke Dikti.

 

Tentu saja belum semua publikasi ilmiah memiliki DOI. Untuk naskah publikasi yang berlum ber-DOI, cara manual masih diperlukan, meskipun juga saya tidak sepenuhnya setuju jika dosen harus menunjukkan bukti fisik aslinya. Cukuplah copy makalahnya saja, ditambah beberapa informasi tentang jurnal/prosidingnya (cover, daftar isi, tim editor, waktu pelaksanaan, dan informasi lain yang diperlukan). Kalau argumennya adalah dengan menunjukkan versi hardcopy asli maka proses verifikasi untuk membuktian eksistensi tulisan akan lebih mudah, maka pertanyaannya adalah: benarkah demikian? Dengan teknologi percetakan saat ini, sama sekali tidak sulit untuk mencetak jurnal/prosiding (palsu) yang sama persis dengan aslinya. Lagipula, jika bukti fisik diserahkan ke Dikti, tidak ada jaminan prosiding dan jurnal asli tersebut dapat kita ambil kembali. Padahal bagi dosen, prosiding atau jurnal adalah sebuah dokumen berharga yang menunjukkan jejak-jejak karya intelektualnya.

Kita perlu mencari cara yang lebih cerdas dan memudahkan semua pihak. Teknologi sudah tersedia, tinggal menggunakannya.

doi_2 doi_1

 

source : http://lukito.staff.ugm.ac.id/

Live Chat

Join the Live Chat